Rabu, 14 Oktober 2009

CIRI HUMAN RELATIONS


Human relations merupakan salah satu unsure penting bagi keberhasilan komunikasi baik dalam komunikasi antar personal maupun dalam komunikasi kelompok dan dalam public relations. Bahkan human relations juga sangat penting bagi seorang pemimpin yang sehari-harinya banyak melakukan komunikasi baik vertical maupun horizontal.
Di dalam pergaulan sehari-hari antara individu dengan individu, baik dalam lingkungan kecil maupun lingkungan besar human relations merupakan factor penting.
Di Negara-negara yang sudah maju human relations semakin mendapat perhatian para manajer dalam organisasi apapun, karena semakin diasakan pentingnya dalam rangka memecahkan berbagai masalah yang menyangkut factor manusia dalam manajemen.
Benturan-benturan psikologis dan konfli-konflik antara kepentingan pribadi dan kepentingan organisasi sering terjadi. Bukan saja antara manajer dengan karyawan tetapi juga antara karyawan dengan karyawan, yang benar-benar mengganggu jalannya roda organisasi dalam mencapai tujuannya.
Human relations juga dirasakan pentingnya oleh para manajer untuk menghilangkan luka-luka aibat salah komunikasi (mis-communication) dan salah interpretasi (mis-interpretation) yang terjadi antar manajer beserta karyawannya dengan public di luar organisasi.
Ciri hakiki human relations bukan “human” dalam pengertian wujud manusia (human being), melainkan dalam makna proses rohaniah yang tertuju pada kebahagiaan berdasarkan watak, sifat, perangai, kepribadian, sikap, tingkah laku, dan lain-lain aspek kejiwaan yang terdapat pada diri manusia.
Human relations dapat dilakukan atau terjadi dalam segala situasi dan dalam semua bidang kehidupan serta terhadap siapa saja.
Menurut Keith Davis ada tiga tujuan yang hendak dicapai oleh human relations yaitu mengusahakan agar para pegawai atau pekerja dapat :
1.      To cooperate (selalu bekerja sama)
2.      To produce ( menghasilkan produksi yang baik)
3.      To gain Statisfaction (dapat merasakan kepuasan dalam pekerjaan mereka yang meliputi segi-segi ekonomis, psikologis dan social)
Di tinjau dari segi pimpinan yang bertanggung jawab untuk pemimpin kelompok, human relations adalah interaksi dari orang-orang ke dalam suasana kerja dengan motivasi, mereka akan bekerja bersama-sama secara produktif, cooperative dengan kepuasan, baik mengenai segi-segi ekonominya, maupun psikologisnya dan sosialnya.
Terdapat 3 faktor yang mendasari interaksi manusia dengan manusia lainnya. Ketiga faktor tersebut adalah :
  1. Imitasi adalah tanggapan yang dipelajari, hasil nteraksi, pengaruh lingkungan dan bukan pembawaan sejak lahir. Imitasi tidak selalu bersifat positif. Misalnya sesorang dapat terpengaruh dengan tingkah laku orang lain yang tidak sesuai dengan norma dan aturan-aturan yang ada. Misalnya terpengaruh dari gaya hidup selebritis yang negatif dan dari lungkungan sekitarnya yang tidak sesuai dengan norma hidup masyarakat.
  2. Sugesti
Sugesti diterima seseorang dari orang lain yang mempunyai otoritas, prestise sosila yang tinggi atau ahli dalam lapangan tertentu. Sugesti ini memegang peranan penting dalam hidup kelompok karyawan, karena terdapat orang-orang yang mempunyai otoritas, mempunyai prestise sosial yang tinggi atau yang mempunyai keahlian dalam lapangan tertentu terutam dalam organisasi.
      3.   Simpati
Simpati adalah perasaan tertariknya seseorang kepada orang lain. Perasaan simpati ini dapat timbul secara tiba-tiba atau secara lambat laun. Timbulnya simpati adalah sebagai proses yang disadari dan timbulnya tidak atas dasar logis rasional melainkan berdasarkan penilaian perasaan. Pada simpati dorongan utama adalah ingin mengerti dan ingin kerjasama dengan orang lain.
Perbedaanya cukup jelas. Imitasi adalah prilaku seseorang untuk ingin sama atau mengikuti sesuatu dari orang lain. Sedangkan sugesti adalah sikap mengajak atau mempengaruhi orang lain. Dan simpati adalah perasaan suka atau tertariknya seseorang kepada orang lain.
·        Ciri-ciri adanya Human Relations
·        Human Relatuions  dalam teori dan praktek
·        Gaya Komunikasi
Ciri adanya Human Relations
Ciri adanya Human Relations yaitu hubungan kerja yang baik  dalam suatu kantor dapat dilakukan dengan dengan cara antara lain :
a.       Mengupayakan agar hubungan di dalam kantor atau lembaga jangan terlalu kaku, jangan terlalu formal sehingga menimbulkan jarak tang terlalu jauh antara sesama karyawan, antara atasan dan bawahan atau sebaliknya.
b.      Ciptakan suaana kerja yang menyenangkan
c.       Bagilah tugas pekerjaan sesuai dengan bidangnya masing-masing
d.      Ediakan perlengkapan yang cukup memadai dengan jenis pekerjaan masing-masing.
e.       Berilah kesempatan para karyawan untuk mengembangkan karirnya masing-masing sesuai dengan batas-batas kemampuannya.
·        Ada dua Peran Human Relatioins dalam membantu keberhasilan seorang manajer atau pemimpin dalamn melaksanakan tugasnya sehari-hari yaitu :
a.       Human Relations sebagai teknik atau alat konseling keberhasilan seorang manajer antara lain di tentukan bagaimana menerapkan Human Relations sebagai alat konseling.
b.      Human Relations adalah teknik pendekatan dan melakukan konseling yang banyak digunakan, serta dibagi menjadi 2 macam yaitu :
1.      Konseling terarah
Konseling terarah yaitu apabilah dalam proses konseling yang aktif adalah konselor
2.      Konseling tak terarah
Apabilah dalam proses yang aktif adalah konseling itu sendiri dan konselor hanya memancing masalah yang dihadapi konselor.
Diamping hal tersebut diatas sepertinya manajer juga menggunakan Human Relations dalam situasi kelompok untuk memecahkan masalah yang timbul dan situasi kerja pada karyawan.
·        Gaya Komunikasi
Setiap orang mempunyai kecenderungan tertentu sehubungan dengan orientasi nilainya, ada 4 orientasi nilai yang sangat besar pengaruhnya kepada cara orang berkomunikasi yaitu :
1.      Orientasi kepada tindakan
2.      Orientasi kepada proses
3.      Orientasi kepada orang
4.      Orientasi kepada Ide
Batas-batas maksimal untuk dicapai oleh seseorang dalam karirnya yaitu karena manusia kepribadian :
-         Kepribadiannya diatur
-         Keinginannya diprhatikan
-         Kebutuhan yang material dan non material
-         Kemampuannya di kembangkan secara teratur.
·        Mengembangkan kemampuan bawahan sampai tingkat yang maksimal. Untuk mengembangkan prinsip ini adalah tugas pimpinan untuk mengetahui bakat dan keahlian bawahannya dan pimpinan harus pula mengetahui batas-batas kemampuannya, agar dalam usaha pengembangan kemampuan itu.
·        Pekerjaan yang menarik dan penuh tantangan maksudnya adalah seorang yang sungguh-sungguh mau bekerja dan tidak mengarungi pekerjaan yang bersifat rutin.
·        Pengakuan dan penghargaan atas pelaksanaan tugas dengan baik, kemungkinan harus capat mengakui dan menghargai pelaksanaan tugas seorang bawahan.
·        Alat perlengkapanyang cukup seiring keterlambatan terjadi dalam pelaksanaan tugas
·        Setiap orang harus ditempatkan menurut keahliannya dan kecakapannya untuk itu sangat penting bagi seorang pemimpin, untuk mengetahui bakat dan keahlian bawahannya dan juga haru mengetahui batas-batas kemampuan bawahannya.
·        Batas jasa harus setimpal dengan jasa yang diberikan setiap organisasi harus memperhatikan hidup yang layak baginya dan keluarganya.
9 Cara untuk memotivasi orang :
1.      Pujian : awalilah dengan pujian dan ucapan terimah kasih dengan tulus
2.      Jangan menuduh
3.      Intropeksi
4.      Pertanyaan positif
5.      Harga diri
6.      Contoh yang baik
7.      Berfikir positif
8.      Bahagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar